Rabu, 05 Maret 2014

Cara membersihkan masing-masing komponen komputer

Persiapan perawatan PC
Peripheral komputer merupakan peralatan pendukung dari sebuah PC. Walaupun komponen PC terletak dalam sebuah case komputer namun masih banyak kotoran yang dapat menggagu fungsionalitas komponen baik dari debu maupun sarang serangga.

Untuk membersihkan kotoran digunakan peralatan dan bahan sederhana seperti :
  •   Penyedot debu mini
  •   Kain kering atau tisu
  • Cairan pembersih atau cleaner
  •  Disk Cleaner
  • CD Cleaner
Sedangkan untuk alat perlu disediakan
  •  Obeng
  •  Tang
  •   Kuas

Bahan atau peralatan untuk membersihkan komponen PC
  • Penyedot mini : Penyedot debu mini hamper sama dengan kuas yang digunakan untuk menghilangkan debu.
  • Kain Kering atau Tisu dan Cairan Pembersih : Digunakan untuk kotoran berupa cairan.
  • Kuas : Untuk membersihkan debu atau sarang serangga.
  • Disk Cleaner : Membersihkan head dari diskdrive dari pengaruh debu atau kotoran yang menempel pada head floopy drive.
  •  CD Cleaner : Prinsip kerjanya sama dengan disk cleaner yaitu dengan menggosok bagian yang berdebu atau kotor dengan cairan pembersih dengan memanfaatkan putaran.
  • Obeng : Untuk membuka dan melepaskan dalam PC
  • Tang :  Untuk keperluan teknisi dalam melakukan perawatan PC adalah tang cucut dan tang kombinasi.

Melakukan perawatan PC
Untuk melakukan pembersihan komponen pada PC harus melalui cara atau prosedur tertentu. Diantaranya satu komponen dengan komponen lainnya berbeda sehingga memiliki urutan atau aturan tersendiri dalam metode pembersihannya. Berikut beberapa komponen PC yang perlu dilakukan perawatan.

A. Casing
Casing dapat diibaratkan dengan bangunan atau rumah, dari sebuah komputer, sehingga kekuatan dan keindahan sebuah komputer secara fisik terletak pada Casing PC. pada casing PC biasanya terdapat Power supply, Fan dan Led indikator beserta saklar atau tombol-tombol power dan reset. Permasalahan yang sering terjadi dalam casing komputer adalah debu yang terbawa oleh fan casing komputer itu sendiri atau sarang serangga. Kotoran tersebut selain mengganggu keindahan juga dapat berdampak jelek pada fan dan komponen lain pada motherboard. Sehingga perlu dilakukan pembersihan secara rutin. alat yang digunakan untuk membersihkan case komputer cukup dengan kuas atau penyedot debu mini. Untuk bagian sudut terutama bagian depan perlu diperhatikan pengkabelan yang mudah lepas akibat hentakan terutama pada bagian kabel untuk tombol saklar. Pada bagian belakang yang perlu dibersihkan adalah pada bagian ventilasi atau tempat Fan. Karena disinilah semua debu masuk dan mengumpul akibat hembusan angin yang dibawa oleh fan.

B. Floppy Drive
Floppy drive atau disk drive merupakan komponen komputer yang digunakan untuk penggerak floppy atau disket sebagai media penyimpanan data. Disk drie sangat mudah terkena debu atau kotoran yang terbawa oleh disket sehingga dapat mengganggu fungsionalitas disk drive. gejala-gejala yang muncul akibat disk drive yang kotor adalah disket tidak dapat dibaca dan kadang-kadang error. Cara untuk membersihkan disk drive cukup dengan disk cleaner. Langkah-langkah pembersihannya adalah sebagai berikut
  • Operasikan system 
  • Masukkan disk cleaner yang telah diberi cairan pembersih ke drive A.
  • Pilih drive A:/ sehingga komputer akan membaca drive A. Karena piringan disket diganti dengan Kertas tisu yang diberi cairan pembersih maka head akan tersentuh oleh tisu tersebut sehingga akan membersihkan head dari kotoran debu atau kotoran yang lainnya.

C. CD-ROM dan CD-RW
CD-ROM atau CD-RW merupakan alat yang umum digunakan saat ini untuk membaca dan menulis data ke CD. CD-ROM dan CD-RW merupakan komponen komputer yang sangat murah dibandingkan dengan data yang dapat disimpan nya. Masalah yang sering mengganggu pada CD-ROM dan CD-RW terletak pada optikatau lensanya. Langkah yang digunakan untuk membersihkan optik atau lensa dari debu atau kotoran lain adalah dengan menggunakan CD Cleaner. Prinsip kerja dari CD Cleaner mirip dengan Disk Cleaner, hanya bentuknya saja yang berbeda.
Langkah-langkah pembersihan sebagai berikut
  • Operasikan system komputer 
  • Masukan CD Cleaner, CD Cleaner akan berputar dan sikat atau sirip yang melekat pada disk atau piringan akan mrnyikat optick atau lensa pada CD-ROM atau CD-RW.
D. Hard Disk
Untuk perawatan Hard Disk dari sisi Hardware, perlu ditambahkan sebuah fan untuk mengurangi panas pada Hard Disk. Fan ini sangat direkomendasikan untuk Hard Disk dengan decepatan 7200 rpm ke atas. Selain itu perlu diperhatikan pengaturan kabel data agar sirkulasi udara dapat berjalan lancar.
Untuk perawatan dari sisi Software, cukup dengan tool-tool telah yang tersedia ketika menginstall system operasi. Tool tersebut meliputi scandisk, dan disk defragmenter. Selain tool tersebut juga terdapat tool yang digunakan untuk melakukan low-level format.
Low-level format digunakan untuk malakukan konfigurasi ulang pada Hard Disk meliputi pengaturan head, cylender, dan sector.
Low-level format merupakan format dari segi fisik. Untuk masing-masing merk Hard Disk memiliki program tersendiri untuk low-level format. Untuk merk Seagete menggunakan SGATFMT4, Quantum menggunakan zerrofill atau zdisk, maxtor dengan mud dan untuk western digital dengan wd_diag.
Scandisk adalah tool yang digunakan untuk memeriksa file system, tabel lokasi file (file allocation table), dan dapat untuk mengetahui ada tidaknya bad sector. Scandisk akan berjalan dengan otomatis setiap start jika komputer tidak dimatikan dengan benar atau terjadi kegagalan listrik.
Disk defragmenter adalah took yang digunakan untuk mengatur struktur atau tata letak file sehingga akan mengurangi fregmentasi sebuah space Hard Disk. Disk defragmenter perlu dilakukan secara berkala hal ini akan meningkatkan performa system dan ruang hard disk.

E. VGA Card
VGA Card atau sering disebut display adapter adalah komponen komputer yang difungsikan untuk mengolah grafik untuk ditampilkan ke dalam layar monitor. masalahnya yang sering timbul dalam VGA card adalah panas yang berlebihan, sehingga untuk mengurangi panas yang berlebihan perlu diperhatikan heatsink dan fan-nya. sebagai perawatannya perlu dilakukan pembersihan dari debu atau kotoran yang lain. Untuk membersihkan fan heatsink cukup dengan kuas kecil karena fan VGA card juga kecil, sehingga harus disesuaikan dengan ukuran fan-nya. selain itu VGA card sering bermasalah pada fan yang berisik atau berbunyi dengan keras, masalah ini bersumber pada fan yang tidak kencang atau putaran fan tidak stabil. Selain itu juga dapat disebabkan dudukan fan yang tidak kuat sehingga tidak dapat menopang fan dengan baik. Untuk mengatasi hal ini dapat dilakukan dengan membersihkan dan mengencangkan posisi fan dengan tepat sesuai dengan posisinya.

F. Memory
RAM merupakan komponen primer dalam sebuah komputer. RAM bertindak sebagai media penyimpanan sementara pada system. Besar kcil nya kapasitas RAM tergantung dari kebutuhan system yang akan digunakan oleh program. Semakin beasr kapasitas RAM maka akan semakin cepat dan stabil program tersebut dijalankan. RAM bermacam-macam jenisnya diantaranya yang masih beredar adalah sebagai berikut: EDO RAM (banyak dijumpai pada komputer lama dan mulai jarang ditemukan), SDRAM,DDR SDRAM, dan RDRAM. Antara jenis-jenis tersebut berbeda bentuk fisik dan slot pad motherboardnya. RAM perlu dilakukan perawatan agara selalu bekerja dengan optimal. Gangguan pada RAM terletak pada konektor atau kaki-kakinya, dimana jika RAM sering dilepas dan tersentuh oleh tangan dapat menyebabkan korosi bahkan RAM dapat rusak akibat listrik statis.
Untuk membersihkan RAM dari korosi akibat sentuhan tangan dapat dengan menggunakan cairan pembersih atau cukup dengan karet penghapus 2B dengan cara menggosokan pada kaki RAM. Selain itu juga perlu diperhatikan pemasangan pada slot RAM, perlu dipastikan RAM tertancap dengan sempurna karena jika tidak, maka selain RAM tidak terdeteksi oleh system juga dapat mengakibatkan kerusakan RAM.

G. Power Supply
Power Supply merupakan jantung dari sebuah komputer, karena semua sumber daya listrik dari komponen komputer disupply dari  Power Supply. Power Supply berfungsi sebagai pengubah arus AC menjadi arus DC untuk didistribusikan ke berbagai macam komponen pada komputer. Daya power supply berkisar 150 watt sampai 350 watt.
Untuk daya 150 watt sudah jarang dijumpai karena hanya sebuah komputer yang sederhana tanpa banyak komponen tambahan. Sedangkan jika dalam sebuah komputer yang memiliki beberapa banyak komponen misal: CD-ROM, CD-RW, dan menggunakan banyak harddisk direkomendasikan menggunakan power supply 300 watt atau lebih besar. Perawatan yang perlu dilakukan untuk merawat power supply adalah dengan memperhatikan kelancaran fan pada power supply. Karena fan inilah yang mampu mengurangi panas pada power supply. Selain itu perlu ditambahkan sebuah alat yang sering disebut stabilizer, karena dengan alat ini akan meringankan kinerja dari power supply sehingga akan mengurangi panas yang dikeluarkan oleh power supply.

H. CPU (Central Processing Unit)
Komponen ini merupakan otak dari komputer, kecepatan dan kecerdasan processor tergantung dari kecepatannya (dalam satuan hz). Kecepatan processor sangat berkembang dengan cepat sampai saat ini sudah mencapai 3.04 GHZ.
Processor memerlukan pendingin sangat ekstra. Pendingin processor terdiri dari heatsink dan fan pendingin. Processor merupakan komponen yang paling panas sehingga perlu dimonitor setiap saat. Untuk perawatan pada processor adalah dengan memperhatikan tata letak fan sehingga udara dapat berputar dengan lancar. Kemudian perlu dipilih fan processor dengan putaran yang tinggi (minimal 5400 rpm) dan juga perlu dipilih heatsing dengan bahan penghantar panas yang baik, seperti tembaga dan alumunium. jika sering melepas processor jangan lupa untuk selalu mengoleskan silicon grease agar penghantaran panas lebih lancar.

I. Motherboard
Motherboard merupakan tempat dari semua komponen komputer terpasang. Motherboard digunakan untuk meghubungkan antara komponen satu dengan komponen yang lainnya. Antara motherboard yang satu dengan yang lain berbeda tergantung dengan chipset yang digunakan dalam motherboard tersebut. Fitur yang ditawarkan oleh motherboard sangat beragam mulai dari sound card onboard, LAN onboard, VGA onboard, dan masih banyak lagi fitur yang lain. Semakin banyak fitur yang terdapat dalam motherboard maka semakin banyak panas yang dihasilkan oleh motherboard. Perawatan yang dilakukan pada motherboard adalah dengan menjaga suhu dari motherboard, yaitu dengan memperlancar sirkulasi udara pada system. Karena motherboard tempat tersambungnya berbagai komponen maka kabel-kabel yang tersambung perlu diikat dengan pengikat kabel, selai akan menambah rapi juga akan membuat sirkulasi udara menjadi lancar. Untuk gangguan dari debu dan sarang serangga cukup dibersihkan dengan kuas atau penyedot debu mini dengan menyesuaikan ukuran sikat pada sudut yang sempit, jangan sampai mengganggu komponen yang terpasang, seperti RAM dan processor.

J. Expansion Card
Expansion Card merupakan komponen tambahan yang terpasang pada komputer. Expansion Card dapat berbagai macam jenis dan fungsinya. Contoh Expansion Card adalah seperti LAN card, soundcard, tv turner, VGA card dan masih banyak lagi. Sedangkan menurut jenisnya terdiri dari PCI, ISA, dan AGP.
Untuk perawatan Expansion Card, perlu diperhatikan kaki-kakinya dari pengaruh korosi akibat sentuhan tangan atau penyebab yang lain. Perawatannya cukup dengan cairan pembersih korosi atau dengan menggosok dengan karet penghapus. Selain itu perlu juga dipastikan Expension Card terpasang dengan kuat dan sempurna.

Cara membongkar komputer dan komponennya dengan benar

  1. Langkah pertama cara membongkar CPU adalah :
  • Buka cassing.
  • Lepas semua kabel yang terhubung dari Mother Board (Kabel data,power,swib,floppy,tombol reset,kipas,CD ROM,harddisk,LED,dsb).
  • Lepas Power supply,Harddisk,Floppy,CD ROM.
  • Lepas LAN card,RAM,Fan atau Processor.
  • Lepas mother board.
Setelah semua komponen terlepas langkah selanjutnya yang harus kita lakukan adalah mengetahui semua fungsi yang ada dalam sebuah PC.Komponen beserta fungsinya tersebut adalah:
  • Power supply :Menyalurkan arus AC ke DC.

  • Harddisk :Menyimpan data berkapasitas besar.
  • CD ROM :Membaca atau mengolah CD.
  • Floppy disk :Membaca atau mengolah Disket.
  • RAM :Menyimpan data sementara.
  • LAN Card :Menghubungkan PC ke jaringan melalui kabel UTP dan RJ 45
  • Fan :Pendingin PC.
  • Mother board :Tempat meletakkan semua komponen.
  • Kabel Data :Menghubungkan komponen dari mother board ke komponen lain.
  • Kabel Swib :Menyalurkan aris AC ke DC.



Cara membongkar komputer dan komponenya dengan benar

     Mempersiapkan alat:

  1. Obeng (+,-)
  2. Tang jepit kecil
  3. Lampu senter (Jika diperlukan)
  4. Satu buah komponen komputer
     Membongkar CPU adalah :
  • Buka cassing.
  • Lepas semua kabel yang terhubung dari Mother Board (Kabel data,power,swib,floppy,tombol reset,kipas,CD ROM,harddisk,LED,dsb).
  • Lepas Power supply,Harddisk,Floppy,CD ROM.
  • Lepas LAN card,RAM,Fan atau Processor.
  • Lepas mother board.
Setelah semua komponen terlepas langkah selanjutnya yang harus kita lakukan adalah mengetahui semua fungsi yang ada dalam sebuah PC.Komponen beserta fungsinya tersebut adalah:

  1. Power Supplay : Menyalurkan arus AC ke DC


    2. Harddisk : Menyimpan data berkapasitas besar.
    3. CD ROM : Membaca atau mengolah CD.

     4. Floppy Disk : Membaca atau mengolah CD
    5. RAM : Menyimpan data sementara
    6. Lan card : Menghubungkan PC ke jaringan melalui kabel UTP dan RJ 45
    7. Fan : Pendingin PC
    8. Motherboard : Tempat meletakkan semua komponen 
    9. SATA : Fungsi dari kabel sata adalah untuk menghubungkan motherboar ke harddrive sata. 
    10. Kabel IDE : Kabel ini digunkan untuk perangkat harddisk CD ROM, CD RW, DVD ROM, dan DVD RW. 

Setelah mengetahui semua fungsi komponen tersebut langkah berikutnya adalah memasang kembali komponen PC tersebut.Langkah-langkah memasang PC tersebut adalah:
  • Pasang Motherboard.
  • Pasang harddisk,CD ROM,Floppyke cassing pada tempat yang telah disediakan dengan Rapi,hati-hati,dan benar.
  • Pasangkan Processor beserta pendingin pada mother board dengan hati-hati dan benar.
  • Pasang RAM pada mother board.
  • Pasang kabel power ke Floppy,Harddisk,dan CD ROM dengan urutan yang benar.
  • Pasang semua Card yang ada pada slot yang tersedia di Mother board dengan benar kemudian disekrup pada pemegangnya supaya kuat dan kokoh.
  • Tutup kembali cassing.
  • Pastikan semua terpasang dengan rapi dan benar.

Persiapan dan Kebutuhan Komputer sebelum melakukan perakitan dan perbaikan komputer

A.    Persiapan sebelum melakukan perakitan computer
1.      Mempersiapkan alat dan bahan
Sistem Komputer adalah satu kesatuan unit yang bertujuan untuk menghasilkan sebuah metode pengolahan data berjalan dengan baik. Sebuah sistem komputer terdiri dari tiga komponen utama yang tidak dapat dipisahkan.
2.      Hardware (perangkat keras)
Merupakan peralatan fisik dari computer yang dapat kita lihat dan rasakan. Hardware ini terdiri dari :
a.       Input / Output Device (I/O Device) terdiri dari perangkat masukan dan keluaran, seperti keyboard dan printer.
b.      Strorage Device (Perangkat penyimpanan) merupakan media untuk menyimpan data seperti disket, harddisk, CD-I, dll.
c.       Casing unit adalah tempat dari semua peralatan komputer, baik itu motherboard, card peripheral lain dan Central Processing Unit (CPU). Casing unit ini disebut juga dengan System unit.
d.      Central Processing Unit (CPU) adalah salah satu bagian komputer yang paling penting karena jenis processor menentukan pula jenis komputer.
3.      Komponen-komponen komputer
a.       Motherboard :
Motherboard juga sering disebut mainboard adalah papan utama dimana terdapat komponen microprocessor dan memory, BIOS dan chip kontroler lainya. Terdapat pula slot ekspansi sebagai tempat untuk memasang kartu-kartu (card) tambahan yang berfungsi meningkatkan fasilitas yang ada pada komputer.
b.      Processor :
Mikroprocessor terpasang pada sebuah slot/socket yang sesuai dengan bentuk dan ukuran microprocessor tersebut. Terdapat beberapa jenis socket/slot yaitu Socket 370, Socket 7 dan slot.
c.       Memori
Memori merupakan bagian yang penting dalam sebuah komputer. Kinerja kerja komputer bisa didukung dengan baik jika tersedia memori yang banyak dan besar. Makin banyak atau makin banyak/besar memori suatu komputer maka makin baik kinerjanya.

Dalam pengkonfigurasian system operasi dikenal dua bentuk memori yaitu :
1)      Physical Memory yaitu memori yang terdapat pada komputer secara fisik, yaitu berbentuk modul memori (RAM).
2)      Virtual Memory yaitu memori bayangan karena secara fisik memori ini tidak ada di mainboard komputer. Virtual memory merupakan memori yang dibentuk oleh system operasi dengan memanfaatkan sebagian kapasitas harddisk drive.
d.      SATA adalah pengembangan dari ATA. Sata didefinisikan sebagai teknologi yang didesain untuk menggantikan ATA secara total.
e.       Hardisk merupakan piranti penyimpanan sekunder dimana data disimpan sebagai pulsa magnetic pada piringan metal yang berputar yang terintegrasi.
f.       Kabel Floppy disk berfungsi untuk menghubungkan Floppy disk / disket ke computer.
g.      DVD-RW adalah cakram optic yang dapat ditulis kembali dan memiliki kapasitas sama dengan DVD-R.
h.      Floppy disk atau Disket adalah perangkat penyimpanan data yang terdiri dari sebuah medium penyimpanan magnetis bulat yang tipis dan lentur, dilapisi lapisan persegi yang berbentuk persegi atau persegi panjang.
i.        Keyboard adalah salah satu bagian yang paling penting dari sebuah komputer  yang digunakan untuk memasukkan perintah, teks, data numerik dan jenis-jenis data dengan menekan tombol pada keyboard.
j.        Mouse adalah alat/perangkat yang digunakan untuk mengatur perpindahan kursor secara cepat atau digunakan untuk memberikan perintah secara praktis dan cepat pula.
k.      Power supply adalah sebuah perangkat komputer yang berfungsi untuk mengalirkan listrik ke setiap bagian komputer agar dapat berjalan.
l.        Monitor adalah sebuah media output/alat pengeluaran berbentuk gambar visual yang berasal dari sinyal elektronik komputer.

4.      Memperhatikan standart K3 perakitan PC.
Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara :
a.       Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.
b.      Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastic yang terdapat pada komponen.
c.       Hindari merakit dalam keadaan berkeringat.
d.      Hindari memegang atau menyentuh langsung kaki processor yang ada termasuk chipset.
e.       Pada setiap tahap perakitan sebelum menambahkan komponen yang baru, power supply harus dimatikan.

f.       Hindari pemasangan komponen harddisk kasar, karena dapat merusak harddisk tersebut.